minyak wangi...!!!!..wangiiiinyeerrrrrr
MINYAK WANGI... .???
HUKUM MEMAKAI MINYAK WANGI (PASAR@MASJID)
“HUKUMNYA HARAM . KERANA MENIMBULKAN FITNAH”
( SYAIKH IBNU UTSAIMIN )
Pernah suatu ketika Rasulullah s.a.w,
menegur seorang wanita sewaktu dimasjid “pulanglah kamu, hilangkanlah wangian
dibadan kamu. Mandi dan tukarlah pakaian
kamu”
Namun, trend skrng tanpa minyak wangi
xlengkaplah hidup kita..
betulkah wahai sahabat sekalian ????
keluar ke shopping kompleks, majlis
prkhwinan, MASJID, bertemu kawan2 diluar, mesti sembur kanan, sembur kiri… senyum2
hmmm… wanginyer…suka..suka..
ASTAGFIRULLAHALAZIM…
Sahabat…...ku sayang!!!!
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Barangsiapa yang diberi harum-haruman, maka
janganlah ia menolaknya, karena sesungguhnya ia itu ringan bebannya (ringan
dibawa) dan harum baunya.” (Shahih riwayat Ahmad, Nasa’i, Muslim, dan Abu Dawud dari Abu
Hurairah).
2. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Diberi kecintaan kepadaku dari (urusan)
dunia kamu, ialah wanita, harum-haruman/wangi-wangian, dan dijadikan kesejukan
mataku di dalam sholat.” (Shahih riwayat Ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi dari Anas bin
Malik).
3. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Sebaik-baik harum-haruman (buat kamu) ialah
: misk/kasturi.”
(Shahih riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i dari jalan Abu Said al
Khudriy).
4. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Apabila salah seorang dari kamu (kaum wanita)
menghadiri (sholat) ‘Isya (di masjid) maka janganlah ia memakai wangi-wangian.” (Shahih riwayat Muslim, Ahmad, Nasa’i
dari jalan Zainab).
5. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Siapa saja
perempuan yang memakai harum-haruman, maka janganlah ia menghadiri (sholat)
‘Isya (di masjid) bersama kami.” (Shahih riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i dari Abu Hurairah).
6. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “ Apabila
seorang perempuan keluar ke masjid, maka hendaklah ia mandi (membersihkan diri)
dari wangi-wangian sebagaimana ia mandi janabat.” (Shahih riwayat Nasa’i dari Abu
Hurairah).
7. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Siapa saja
perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid niscaya tidak
diterima sholatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari
wangi-wangian tersebut).” (Shahih riwayat Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah).
8. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda “Siapa saja
perempuan yang memakai minyak wangi kemudian ia keluar, lalu ia melewati suatu
kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium) baunya, maka dia itu
adalah perempuan zina/tuna susila.” (Hasan riwayat Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi,
Ibnu Hibban, Hakim, Ibnu Khuzaimah, dan Thahawi dari Abu Musa).
Kesimpulan :
1. Perempuan dibolehkan bahkan sangat
disukai memakai wangi-wangian di dalam rumahnya khususnya untuk suaminya (jika ada).
2. Perempuan yang hendak keluar rumah,
maka wajib hukumnya membersihkan dirinya dari wangi-wangian sebersih mungkin.
3. Haram hukumnya bagi perempuan yang
keluar rumah, baik keluar ke masjid apalagi ke tempat-tempat lain dengan
memakai minyak wangi/harum-haruman/wangi-wangian.
Sahabat2 semua, janganlah kerana ingin
disukai orang ramai didunia ini…
Kita abaikan apa yang Allah s.w.t tak
suka..
Bahkan Nabi Muhammad s.a.w juga tlh
berpesan pada umatnya..
Wahai sahabat kita ini umat Nabi
Muhammad s.a.w jadi…
Janganlah kita membiarkan diri kita
dekat dengan Neraka
Nuazubill’a
Jadi sama2 lah kita… menjauhkan diri
daripada perkara yang haram,, kelak jauh juga neraka dari diri kita.. Amin.
- ALLAHHUMA AJIRNA MINANNAR -

Comments
Post a Comment